Hazard Analysis and Critical Control Point — sistem manajemen keamanan pangan yang diakui secara internasional untuk mencegah bahaya kontaminasi.
HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Sistem ini mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan bahaya fisik, kimia, dan biologis yang berpotensi membahayakan produk pangan sepanjang rantai produksi, mulai dari penerimaan bahan baku hingga produk siap didistribusikan ke konsumen.
HACCP dikembangkan oleh NASA bersama Pillsbury Company pada tahun 1960-an untuk memastikan keamanan pangan astronot, dan sejak itu berkembang menjadi persyaratan global di industri pangan. Standar ini dapat diintegrasikan dengan ISO 22000 dan standar keamanan pangan lainnya, di mana HACCP berfungsi sebagai fondasi teknis analisis bahaya, sementara ISO 22000 menambahkan lapisan kerangka sistem manajemen yang lebih menyeluruh.
Penerapan HACCP mengikuti tujuh prinsip utama, yaitu melakukan analisis bahaya, menentukan Titik Kendali Kritis (Critical Control Point/CCP), menetapkan batas kritis untuk setiap CCP, menyusun sistem pemantauan, menetapkan tindakan korektif apabila batas kritis terlampaui, melakukan verifikasi untuk memastikan sistem berjalan efektif, serta menyusun dokumentasi dan pencatatan yang lengkap. Ketujuh prinsip ini menjadikan HACCP sebagai pendekatan yang sistematis dan berbasis data, bukan sekadar inspeksi produk akhir semata.
Sertifikasi HACCP relevan bagi seluruh pelaku industri pangan, mulai dari produsen makanan dan minuman skala kecil hingga besar, rumah pemotongan hewan, katering, restoran, hingga eksportir produk pangan. Bagi perusahaan, sertifikasi ini memberikan manfaat berupa peningkatan kepercayaan konsumen dan mitra bisnis, kepatuhan terhadap regulasi keamanan pangan dari BPOM maupun negara tujuan ekspor, pengurangan risiko kontaminasi produk, serta menjadi syarat dasar sebelum perusahaan melangkah ke sertifikasi ISO 22000 yang lebih komprehensif. Certinesia siap mendampingi perusahaan Anda dalam setiap tahapan implementasi hingga audit sertifikasi HACCP oleh badan akreditasi terpercaya.
Mencegah kontaminasi dan bahaya pangan sejak dini melalui pendekatan preventif.
Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis terhadap produk Anda.
Memenuhi persyaratan ekspor dan regulasi internasional.
Mengurangi pemborosan dan recall produk melalui pengendalian yang lebih baik.
Memenuhi persyaratan BPOM, Kementerian Kesehatan, dan standar halal.
Mendorong budaya keselamatan dan kualitas di seluruh organisasi.
Analisis kondisi saat ini dan identifikasi bahaya potensial
Pembuatan HACCP Plan, flowchart, dan dokumen pendukung
Penerapan sistem dan pelatihan tim HACCP
Audit oleh lembaga terakreditasi dan penerbitan sertifikat
Tim kami siap mendampingi Anda dari perencanaan hingga sertifikasi resmi.